Kemudahan Belajar didampingi Aplikasi Ipusnas

Metode belajar semakin hari rasanya semakin mudah, murah dan menyenangkan. Perkembangan teknologi digital yang cukup masif memiliki peran yang signifikan untuk mewujudkannya. Cukup dengan klik sana klik sini berbagai ilmu yang kita ingin pelajari akan tersedia di depan mata.

Perpustakaan Online Ipusnas Aplikasi Anak Bangsa

Salah satu kemudahan yang bisa dinikmati dalam belajar adalah menggunakan bantuan aplikasi mobile yang tersedia untuk smartphone. Banyak sekali ragam aplikasi dengan beragam tema yang dikembangkan dan sengaja didesain untuk membantu orang dalam belajar.

Dari sekian ribu aplikasi yang tersebar di toko aplikasi hp, karena saya adalah pengguna Hp Android maka yang saya maksud adalah Google Play Store. Salah satu aplikasi yang kami rekomendasikan untuk menemani proses belajar kalian adalah :

Ipusnas

Dewasa ini gedung perpustakaan yang megah didirikan di tak ubahnya tempat ibadah. Dalam arti pamornya masih kalah jauh dari tempat – tempat wisata atau tempat nongkrong yang lagi tren. 

Menurut salah keterangan dari dinas perpustakaan rerata pengunjung perpustakaan per tahunnya berkisar 9000 hingga 50.000, bandingkan pengunjung tempat wisata, salah satu contoh tempat wisata ancol tercatat pengunjung pertahunya mencapai 450.000-an, bahkan di spot wisata lain di berbagai tempat terkenal di Indonesia data pengunjungnya bisa mencapai 4 juta per tahun. Anda bisa melihat data – data ini dengan googling saja ke situs resmi instansi terkait.

Kondisi yang cukup memprihatinkan inilah yang mengilhami dibuatnya aplikasi ini. Dengan membawa semangat literasi ke masyarakat, kini perpustakaan nasional berusaha menjemput bola dengan hadir ke tiap rumah bahkan ke tiap individu yang selalu memegang smartphone di mana pun berada melalui sebuah perangkat lunak yang bisa dipasang di dalamnya.

Ipusnas adalah aplikasi yang resmi dirilis oleh Perpustakaan Nasional RI pada tanggal 14 Agustus 2016 dengan menggandeng Aksaramaya sebagai pengembang aplikasinya. Dengan membawa konsep perpustakaan dalam sebuah perangkat lunak, Ipusnas memiliki keunikannya sendiri.

Tidak ada data resmi terkait jumlah buku secara keseluruhan yang ada di dalamnya, namun menurut keterangan di dalam aplikasinya sendiri terdapat ribuan koleksi buku yang disediakan secara gratis yang siap dibaca oleh pengguna aplikasi. Tentu ini sangat menarik bagi kalian para pecinta buku dan hobi membaca.

Salah satu keunikan dalam aplikasi ini adalah sistem peminjaman yang diterapkan kepada semua pengguna. Layaknya perpustakaan konvensional, untuk membaca buku yang ada dalam koleksi Ipusnas diterapkan sistem peminjaman. Namun sebelum itu pastinya pengguna diharuskan mendaftar dulu dengan memasukkan data – data yang diminta atau bisa juga dengan masuk menggunakan akun Facebook.

Peminjaman ini memberi kesan bahwa kita sedang benar – benar berada di dalam perpustakaan. Ipusnas memberi tenggat waktu selama 7 hari kalender untuk masa peminjamannya dan bisa diperpanjang jika diperlukan. 

Karena Ipusnas adalah aplikasi resmi yang membawa nama lembaga negara, tentu masalah legalitas dan perlindungan terhadap hak cipta intelektual sangat diperhatikan, oleh karena itu diberlakukan sistem peminjaman ini untuk mencegah pengguna mendistribusikan koleksi buku secara ilegal alias membajak. 

Meskipun buku yang dipinjam bisa didownload secara offline sehingga bisa dibaca meskipun tanpa terhubung jaringan internet, namun pengguna tidak akan menemukan file buku dalam penyimpanannya sehingga ini mencegah pengguna untuk mencopy ulang kepada pihak lain kecuali hanya bisa dibuka via aplikasi dalam jangka waktu peminjaman yang sudah ditentukan.

Selain menyediakan koleksi buku, aplikasi Ipusnas juga memiliki fitur – fitur lain yang bermanfaat seperti sarana berkomunikasi antar sesama pengunjung perpustakaan, dengan disediakannya fitur chat/ obrolan. Selain itu aplikasi Ipusnas juga bisa berfungsi sebagai eReader, sehingga memungkinkan pengguna untuk bisa membuka file ebook dengan format tertentu yang didukung seperti pdf.

Menarik bukan? saya pribadi sangat menghargai kerja keras para pihak yang telah mewujudkan inisiatif pengembangan aplikasi penunjang belajar yang sangat menarik ini. Dengan begitu akan meminimalisir kendala jarak dan waktu bagi masyarakat yang ingin belajar ke ‘perpustakaan’. 

Namun disisi lain ada perasaan yang kurang karena beberapa judul buku yang tidak tersedia di koleksinya, seperti Pandangan Hidup Muslim dari Buya Hamka dan Novel Negara Kelimma oleh E.S. Ito. Semoga ke depannya koleksi buku akan terus di update hingga bisa menarik lebih banyak masyarakat untuk menjadikan aplikasi ini menjadi genggaman wajib untuk mendampingi belajar.


Sekian. Salam literasi.

Belum ada Komentar untuk "Kemudahan Belajar didampingi Aplikasi Ipusnas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel