Hal Yang Menyebabkan Murid Menyukai Pelajaran

Belajar yang didasari oleh rasa suka pasti terasa menyenangkan. Dengan dasar suka murid merasa tidak memiliki beban dalam dirinya untuk mempelajari sesuatu, karena itu ia akan mudah untuk fokus dan memperhatikan apa yang dipelajari sehingga akan cepat paham. Hal seperti ini harus menjadi perhatian utama setiap pengajar/ guru.

Faktor Murid Menyukai Pelajaran


Pada kenyataannya banyak guru yang abai terhadap hal tersebut. Banyak guru yang masih beranggapan bahwa tugasnya hanyalah memberikan materi pelajaran, ia kurang peka pada suasana hati para murid. Hal ini semakin diperparah dengan pemberian tugas yang menumpuk dengan dibumbui ancaman barang siapa yang tidak mengerjakan akan mendapatkan hukuman. 

Terkadang muncul istilah guru killer di mana salah satu penyebab kemunculannya adalah sikap guru yang kurang peka terhadap kondisi siswanya, maka bayangan yang kemudian muncul di kepala murid adalah sosok pemaksa/ pembunuh kesenangan murid.

Sebenarnya ada banyak penyebab kenapa seorang siswa menyukai pelajaran yang perlu diketahui oleh seorang guru. Namun di sini hanya akan dibahas 3 faktor yang menurut kami sudah mewakili penyebab – penyebab yang lain. Yaitu :

1. Guru yang Menarik

Guru memiliki peran yang begitu besar dalam proses belajar mengajar di dalam atau di luar kelas. Guru memiliki hak untuk mengatur bagaimana proses pembelajaran berjalan, ia juga memiliki hak untuk menentukan penilaian terhadap para murid. Dengan begitu banyak hak yang dimiliki mau tidak mau seorang guru juga menanggung kewajiban yang berat.

Definisi guru yang menarik masih sangat relatif, tergantung subjektifitas masing – masing murid. Bagi satu murid memaknai ‘menarik’ mungkin berbeda dengan murid yang lain. Dalam satu kelas mungkin sebagian menganggap bahwa guru IPA sangat menarik karena sering membuat eksperimen – eksperimen yang menyenangkan, sebagian lagi mengatakan guru Olahragalah yang menarik karena selalu mengajak belajar di luar ruangan, di situlah mereka terbebas dari penjara kelas.

Namun ada satu hal yang akan selalu diingat murid adalah sikap perhatian yang diberikan gurunya. Perhatian dari seorang guru bisa mengalahkan banyak hal. Ada banyak cerita dari murid ketika mengenang masa lalunya, salah seorang murid bercerita bertahun – tahun ia tidak menyukai suatu pelajaran tertentu, setiap kali masuk jam pelajaran hal itu terasa sangat menyiksa. 

Semua berubah ketika memasuki tahun ajaran baru di mana ada guru baru yang mengajar mata pelajaran tersebut, perangai sang guru sangat tenang dan bersahabat, dalam mengajar beliau memberi perhatian penuh kepada setiap muridnya, murid yang belum memahami pelajaran dibimbing secara terpisah agar bisa mengejar ketertinggalan. Maka sejak itu ia merasa sangat menyukai mata pelajaran tersebut . Perasaan suka inilah yang membuatnya tertarik dan akhirnya berusaha untuk memahami pelajaran dengan sendirinya.

2. Memiliki Minat yang Kuat

Setiap siswa memiliki minatnya masing – masing antara satu dengan yang lain mungkin sama mungkin juga berbeda. Minat yang kuat terhadap sesuatu akan mendorong siswa untuk mencari tahu dan belajar, dorongan tersebut muncul dengan sendirinya tanpa ada paksaan. Maka hal ini juga perlu diperhatikan oleh setiap guru dan terlebih orang tua. 

Banyak kasus di lapangan yang terjadi membuktikan bahwa siswa merasa terpaksa untuk belajar suatu mata pelajaran karena sebenarnya ia memiliki minat di bidang lain. Karena merasa terpaksa atau lebih tepatnya dipaksa oleh keadaan dan ia tidak bisa mengelak maka mau tidak mau ia memaksa dirinya untuk mempelajari sesuatu yang tidak ia sukai, namun yang terjadi adalah hasil yang tidak maksimal.

Perlu disadari bahwa minat siswa tidak selalu bisa dihubungkan dengan mata pelajaran sekolah, karena bisa jadi minatnya tidak dimuat oleh mata pelajaran apapun. Minat seorang siswa terkadang bersifat abstrak dan luas, sehingga ia tidak bisa mendefinisikan hubungannya secara langsung dengan mata pelajaran yang ada di sekolah.. Misalnya, minat berpetualang, minat membongkar pasang sesuatu, minat bersosial yang tinggi, minat menjawab teka teki, dlsb. 

Untuk itu paling tidak seorang guru bisa melihat minat yang dimiliki oleh setiap muridnya ini kemudian mengarahkannya untuk mempelajari hal – hal yang berhubungan untuk mengembangkan minat tersebut. Inilah adalah tantangan utama seorang guru, suatu hal yang jauh lebih sulit daripada hanya menerangkan materi, memberi tugas, pulang.


3. Mencontoh Idola

Secara alami setiap manusia memiliki ketertarikan untuk mencontoh orang lain yang ia anggap hebat. Ia berusaha untuk mencontoh banyak dari orang yang diidolakan tingkah laku, ucapan, dan seluruh aspek kehidupan lainnya. Begitu juga yang dirasakan setiap siswa. Siswa yang ideal memiliki gambaran sosok idola dalam benaknya yang ingin ia ikuti. Sama halnya dengan minat, idola tidak bisa dipaksakan, ia akan muncul dengan sendirinya di dalam hati setiap murid dengan mengamati dan memperhatikan sekelilingnya.

Siswa yang rajin membaca tentu memiliki banyak referensi tokoh hebat yang ia kagumi, namun beda halnya dengan yang tidak memiliki minat baca, ia tidak akan memiliki gambaran tokoh – tokoh hebat dalam pikirannya, yang ia kagumi bisa saja muncul dari orang – orang di sekelilingnya, seperti ayah, ibu, kakak, atau gurunya sendiri. Namun itu tidak masalah selama sosok yang ia idolakan memiliki dampak yang baik bagi dirinya.

Maka kembali ke faktor pertama, bahwa guru memiliki peran yang sangat besar dalam proses pembelajaran siswanya. Guru yang menarik adalah guru yang bisa menjadi idola bagi muridnya dengan begitu setiap tingkah laku, ucapan dan hal yang melekat pada dirinya akan menjadi teladan dan akan dicontoh oleh murid, untuk itu murid akan dengan senang hati mau belajar karena ingin menjadi sosok yang hebat sebagaimana gurunya.

Andai kata seorang guru merasa tidak memiliki kapasitas untuk dijadikan sosok idola bagi muridnya, maka tetap ia memiliki kewajiban untuk mencarikan sosok terbaik yang seharusnya diidolakan. Dengan memberikan penjelasan tentang tokoh tersebut, menceritakan kehidupannya dan usahanya yang keras dalam belajar diharapkan murid akan tertarik dan meneladaninya.

Demikian 3 faktor utama yang memiliki dampak besar pada murid untuk menyukai pelajaran atau setidaknya membuat mereka tidak merasa terpaksa ketika diajak belajar. Jika ada saran lain tentang faktor yang menyebabkan murid menyukai pelajaran, silahkan ditulis di kolom komentar.

Sekian. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Hal Yang Menyebabkan Murid Menyukai Pelajaran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel