Strategi Agar Ide Tulisan Tidak Hilang


Menulis bisa dibilang merupakan sebuah kegiatan yang sangat bermanfaat. Dengan menulis seseorang bisa mengikat atau mengunci berbagai inspirasi atau pengetahuan yang berkelebat liar di dalam akal, dengan menulis seseorang akan terlatih untuk mengungkapkan sebuah gagasan atau pendapat dengan runut dan tersusun rapi. Dengan menulis seseorang bisa mengukur seberapa luas pengetahuan yang ia miliki, karena seseorang yang tidak mengetahui suatu hal ia tidak akan bisa menuliskannya.

Agar Ide Tulisan Tidak Hilang


Kegiatan bermanfaat yang dimaksud di sini adalah menulis sebuah artikel di blog, cerpen, novel atau karya – karya ilmiah yang memberikan manfaat pada para pembaca. Secara otomatis ia akan mengeliminasi tulisan – tulisan komentar netizen di medsos yang terkadang asal ketik tanpa mempertimbangkan banyak faktor, begitu pula tulisan – tulisan yang mengandung unsur hoax, adu domba, ujaran kebencian yang menyebabkan persatuan umat hancur karena itu semua tidak bisa disebut bermanfaat, eh atau mungkin bisa juga disebut bermanfaat karena tulisan – tulisan tersebut akan menguji para pembaca apakah terpengaruh atau tidak? Bukankah Tuhan menciptakan sesuatu tidak ada yang sia – sia?

Untuk membuat sebuah tulisan dibutuhkan sebuah ide pokok yang dijadikan sebagai dasar pemikirannya. Ide tersebut kemudian akan dikembangkan menjadi kerangka tulisan yang selanjutnya disusun dalam paragraf per paragraf hingga membentuk rangkaian tulisan yang siap untuk disajikan kepada para pembaca.

Ide pokok atau inspirasi dalam membuat tulisan bagaikan hewan buruan yang sangat lincah, sedangkan para penulis ibarat para pemburu yang bersiap untuk menangkapnya. Layaknya kegiatan berburu – jika Anda menyelami dunia tulis menulis Anda akan paham – terkadang hewan buruan mudah ditemui, sedangkan di lain waktu sama sekali tidak didapati hewan buruan satu pun. Hal inilah yang menjadi salah satu tantangan penulis

Sebagai pemburu yang baik tentu seorang penulis harus memiliki strategi agar hewan buruan tidak lepas begitu saja. Berikut adalah beberapa strategi yang harus kalian terapkan agar tidak kehilangan ide tulisan dengan percuma :

Siapkan Alat Pencatat

Para ahli ilmu baik zaman dulu maupun sekarang tentu berusaha selalu ingat dengan hal ini. Alat pencatat ibarat senjata utama yang harus disiapkan kapan pun dan di mana pun, setidaknya ia tersedia di dekat penulis untuk berjaga – jaga jika dibutuhkan sewaktu - waktu, karena penulis tidak pernah tahu kapan inspirasi muncul, kapan ide tulisan akan mencuat di akalnya.

Pada zaman dulu para ahli ilmu rela membawa pena, tinta dan kertas ke mana – mana, sekarang jauh lebih diuntungkan, beruntunglah para penulis saat ini karena tidak perlu ribet itu dalam menyiapkan peralatan tempurnya. Cukup dengan bermodalkan smartphone yang mungkin hampir semua orang sudah memilikinya.

Tidak perlu beli yang berharga mahal dan didukung fitur – fitur canggih termutakhir, cukup dengan smartphone murah yang penting bisa dipasang/ diinstall aplikasi memo atau pencatat di dalamnya yang mana aplikasi – aplikasi tersebut banyak tersedia gratis di toko aplikasi macam Play Store milik Android atau Apple Store milik Iphone. Dengan aplikasi ini penulis sangat dimudahkan dalam mempersiapkan diri jika sewaktu – waktu menemui buruannya.

Mencatat Ide Pokok Tulisan

Ini adalah inti dari persiapan dalam membuat tulisan. Bagi penulis pemula atau bahkan sebagian penulis tingkat lanjut, terkadang tidak bisa dituntut untuk menulis secara langsung, diperlukan mood yang baik atau kondisi – kondisi tertentu yang mendukungnya untuk mulai menyusun sebuah tulisan, atau mungkin ada sesuatu kesibukan lain yang sedang dikerjakan sehingga tidak bisa langsung menulis sedangkan ide tulisan kebetulan muncul saat itu juga.

Maka untuk mengikat hewan buruan berupa inspirasi ide tulisan agar tidak hilang terkubur oleh banyak pikiran lain, secepat mungkin perlu dicatat dalam memo atau dengan alat – alat pencatat lainnya. Dengan begitu seorang penulis bisa menabung inspirasi untuk kemudian di saat yang tepat ia akan memprosesnya menjadi sebuah tulisan.


Membuat Kerangka Tulisan

Langkah selanjutnya ialah membuat kerangka tulisan. Langkah ini sifatnya opsional, lebih baik jika dilakukan tetapi jika keadaannya tidak memungkinkan karena sesuatu hal yang sangat mendesak maka tidak apa – apa ditunda terlebih dahulu. Namun jika ada kesempatan menuliskannya alangkah lebih baik tidak menyia – nyiakan kesempatan ini.

Sama hanya dengan mencatat inspirasi ide tulisan, kerangka tulisan pun sebenarnya merupakan ide tulisan yang menjadi dasar dalam membuat sebuah tulisan, hanya saja ia berupa ide turunan dari ide pokok yang sudah didapatkan sebelumnya.

Berikut contoh kerangka tulisan :

Ide Pokok
“Cara Mengatur pernafasan yang baik ketika berenang”

Kerangka
Pendahuluan
Setiap orang sebaiknya belajar renang
Teknik dalam mempelajari renang sangat beragam


Isi
Apa pentingnya mempelajari pernafasan?
Pengalaman orang – orang yang mulai belajar berenang
Tujuan mengatur pernafasan ketika berenang
Teknik mengatur pernafasan dalam berenang


Kesimpulan
Manfaat yang didapatkan dari mengatur pernafasan ketika renang
Motivasi & Penutup

Hilangkan Kebiasaan Menunda – Nunda

Kebiasaan menunda – nunda bukanlah kebiasaan yang baik untuk dilakukan. Dalam dunia tulis – menulis kebiasaan ini memiliki akibat yang cukup fatal. Seseorang yang bermimpi menjadi seorang penulis yang baik seyogyanya mulai menghapus kata menunda ini dari kamus kebiasaannya sehari – hari, karena jika tidak, ia bisa menjadi semacam tumor yang terus membesar semakin ganas dari waktu ke waktu.

Mungkin pertama - tama hanya menunda menulis ide tulisan yang didapat, ia berpikir “ah mungkin nanti juga dapat ide lain”, tidak berhenti di situ, karena belum dapat ide maka proses menulis ditunda sehari, dua hari yang terpikir, “ah besok masih ada waktu menulis, tenang saja”. Akhirnya lama – kelamaan beban di pundak menjadi semakin berat untuk menulis. Mulai terbayang perasaan “apakah saya mampu menulis?”, “apa tulisan saya nanti menarik?” dll, perasaan – perasaan tersebut tidak jarang yang akhirnya memupus harapan seseorang untuk menjadi seorang penulis.

Alangkah baiknya jika sejak dini para penghobi menulis membiasakan diri untuk bersikap rajin, sigap dan ulet dalam melakukan sesuatu. Bisa dimulai dengan mencatat sekian banyak ide – ide tulisan yang mungkin bermunculan setiap waktu lalu dilanjut dengan usaha membuat kerangka sebanyak mungkin. Setelah itu insyaallah sedikit demi sedikit kalian akan dilancarkan dalam menulis.

Demikian tadi strategi yang perlu dilakukan oleh para pemburu atau lebih tepatnya para pejuang literasi. Bila ada tambahan kami sangat berterima kasih jika kalian mau membaginya di kolom komentar. Sekian, semoga bermanfaat.


Sebelumnya : Pertanyaan Mendasar Dalam Hidup

Belum ada Komentar untuk "Strategi Agar Ide Tulisan Tidak Hilang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel